• Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Departemen Arkeologi
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Staf Pengajar
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Kurikulum Program Studi S-1 Arkeologi
      • Visi & Misi S1
    • Program Master
      • Visi & Misi S2
      • Kurikulum
      • Staf Pengajar S2
    • Panduan Akademik – Skripsi
      • Skripsi
      • Tugas Akhir
      • KKN-PPM
      • Yudisium dan Wisuda
      • Double Degree
  • Mitra
    • Mitra Universitas
    • Mitra Nasional
  • Publikasi
    • Publikasi Dosen
    • Skripsi dan Tesis
    • Majalah Artefak
    • Janus
    • Publikasi Mahasiswa
  • Aktivitas
    • Pengabdian Masyarakat
    • Penelitian Dosen
    • HIMA UGM
    • Berita
    • HaKI
  • Admisi
    • Beasiswa
    • Faculty Course
    • Informasi Program Studi Magister
  • Akreditasi
    • Akreditasi magister
    • Akreditasi Sarjana
  • Home
  • Berita

FGD Pengabdian Kepada Masyarakat Bahas Pengembangan Kampung Kauman sebagai Destinasi Wisata Edukasi Arkeologi-Kesejarahan

  • Berita
  • 2 Oktober 2026, 05.33
  • Oleh : arkeologi

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Arkeologi FIB UGM melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Kampung Kauman, Yogyakarta, pada Senin (29/6). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Takmir Masjid Gedhe Kauman ini merupakan bagian dari program pengabdian bertajuk “Strategi Pengembangan Kampung Kauman sebagai Destinasi Wisata Edukasi Arkeologi-Kesejarahan” yang turut melibatkan mahasiswa Magister Arkeologi UGM dalam pelaksanaannya.

FGD mempertemukan tim pengabdian, mahasiswa Magister Arkeologi, dan perwakilan masyarakat Kampung Kauman yang meliputi pengurus RW dan RT, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kauman, Saka Wisata Kauman, serta Takmir Masjid Gedhe Kauman. Kegiatan dipandu oleh Dr. Mahirta, M.A. selaku ketua tim pengabdian untuk menggali kondisi pengelolaan wisata, materi storytelling, serta potensi pengembangan wisata edukasi di Kampung Kauman.

Dalam diskusi, masyarakat membagikan berbagai informasi mengenai sejarah dan perkembangan Kampung Kauman. Salah satu pembahasan menyoroti keberadaan industri batik yang berkembang di Kauman, termasuk para juragan batik yang pada sekitar 1970-an mencapai sekitar 18 orang. Perkembangan industri tersebut turut memengaruhi pertumbuhan permukiman dan perubahan bentuk rumah tinggal masyarakat. Selain batik, FGD juga mengungkap keberadaan kerajinan songket Kauman yang berkembang pada sekitar 1920-an dan pernah menjadi bagian dari busana para aktivis Aisyiyah.

Aspek arsitektur menjadi salah satu potensi penting yang dibahas dalam FGD. Sejumlah rumah khatib dan rumah tinggal pengusaha batik masih menyimpan unsur bangunan lama meskipun telah mengalami perubahan. Salah satu rumah khatib yang relatif masih lengkap berada di kediaman Budi S. di RW 12. Selain itu, terdapat pula rumah dengan langgar dhuwur, yaitu ruang ibadah yang berada di bagian atas bangunan. Karakter rumah tradisional Kauman yang mengikuti pakem Jawa juga menjadi bagian dari potensi kesejarahan yang dapat dikembangkan dalam narasi wisata.

Saat ini, Saka Wisata Kauman memandu wisatawan ke sejumlah lokasi, antara lain Masjid Gedhe, Makam Kauman, Langgar Ahmad Dahlan, Langgar Dhuwur, Mushola Aisyiyah, TK ABA Kauman, Monumen Filsabilillah, dan nDalem Pengulon. Sementara itu, rumah khatib dan rumah pengusaha batik masih lebih banyak diperkenalkan melalui storytelling karena keterbatasan durasi kunjungan yang umumnya sekitar satu jam.

Diskusi juga membahas tantangan dalam pengembangan wisata, salah satunya keterbatasan kemampuan bahasa asing bagi pemandu. Sebagai salah satu alternatif, tim pengabdian mengusulkan pemanfaatan teknologi informasi melalui QR code yang memuat informasi sejarah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Potensi kerja sama dengan FIB UGM juga dibahas untuk mendukung peningkatan keterampilan bahasa asing.

Hasil FGD menjadi bahan bagi tim pengabdian dan mahasiswa Magister Arkeologi yang terlibat untuk mendukung pengembangan materi wisata edukasi Kampung Kauman. Tim juga merencanakan pelaksanaan workshop, FGD lanjutan, serta mini pameran pada akhir Oktober yang akan menampilkan berbagai informasi dan dokumentasi mengenai sejarah Kampung Kauman, termasuk batik saudagaran, rumah khatib, dan tinggalan kesejarahan lainnya.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

PENGUMUMAN: Pendaftaran Sidang Skripsi/Tugas Akhir – Tahun Akademik 2026/2027

Berita Rabu, 14 Oktober 2026

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa yang akan menempuh sidang Skripsi/Tugas Akhir pada Tahun Akademik 2026/2027, jadwal resmi pendaftaran ditetapkan sebagai berikut: Semester Gasal TA 2026/2027: 18 Agustus 2026 – 15 Desember 2026 Semester Genap TA 2026/2027: […].

Mahasiswa Arkeologi UGM Kolaborasikan Explainable AI dan WebGIS untuk Konservasi Warisan Arkeologi Trowulan pada Konferensi iCAST-SS 2026

Berita Senin, 12 Oktober 2026

Surabaya, 10 Oktober 2026 — Stefani Adelia Tiurma Mukti, mahasiswa Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), berkolaborasi dengan Fadel Ilham Dzulkarnain dari Program Studi Teknologi Rekayasa Multimedia, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), […].

Kunjungan Delegasi Iwate University ke Departemen Arkeologi Universitas Gadjah Mada

Berita Kamis, 8 Oktober 2026

Sebanyak tujuh delegasi Iwate University, Jepang, bersama Professor Anders Carlqvist melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin, 21 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan akademik delegasi Iwate University dalam menjelajahi […].

Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi: Memperkuat Komunikasi dan Mendukung Perjalanan Akademik Mahasiswa S1 Arkeologi UGM

Berita Rabu, 7 Oktober 2026

Yogyakarta, 6 Oktober 2026 — Program Studi S1 Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi bagi mahasiswa aktif angkatan 2023 hingga 2026 pada Senin–Selasa, 5–6 Oktober 2026.

ARSIP

  • PENGUMUMAN: Pendaftaran Sidang Skripsi/Tugas Akhir – Tahun Akademik 2026/2027
  • Mahasiswa Arkeologi UGM Kolaborasikan Explainable AI dan WebGIS untuk Konservasi Warisan Arkeologi Trowulan pada Konferensi iCAST-SS 2026
  • Kunjungan Delegasi Iwate University ke Departemen Arkeologi Universitas Gadjah Mada
  • Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi: Memperkuat Komunikasi dan Mendukung Perjalanan Akademik Mahasiswa S1 Arkeologi UGM
  • FGD Pengabdian Kepada Masyarakat Bahas Pengembangan Kampung Kauman sebagai Destinasi Wisata Edukasi Arkeologi-Kesejarahan
Universitas Gadjah Mada

DEPARTEMEN ARKEOLOGI
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Sosio-Humaniora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: 0274-513096 F: 0274-550451
E-Mail: arkeologi@ugm.ac.id

© DEPARTEMEN ARKEOLOGI UGM