Tim KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2026, Tilik Tulakan, melaksanakan salah satu program kerja berjudul Archaelogy Goes to School: Pengenalan dan Praktik Pembuatan Seni Cadas. Program kerja ini diinisiasi oleh Miskah Mumtaazah, mahasiswi Program Studi S1 Arkeologi, sebagai bentuk pengenalan arkeologi dan warisan budaya kepada generasi muda melalui kegiatan pembelajaran yang edukatif dan interaktif. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, berlokasi di SDN 02 Padi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan sasaran siswa-siswi kelas 2 sekolah dasar.
Kegiatan dimulai dengan pengenalan mengenai seni cadas kepada para siswa. Materi disampaikan secara sederhana dan disesuaikan dengan usia dan kemampuan peserta agar lebih mudah dipahami. Para siswa diperkenalkan pada pengertian seni cadas, tujuan pembuatan, manfaatnya di masa lalu, media pembuatan, dampaknya di masa sekarang serta berbagai bentuk seni cadas yang dapat ditemukan di sejumlah situs arkeologi, terutama di Indonesia. Penyampaian materi turut dilakukan secara interaktif dengan mengajak siswa berdiskusi dan menjawab pertanyaan sederhana, sehingga suasana pembelajaran menjadi meyenangkan dan siswa dapat aktif berpartisipasi. Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung dan sangat bersemangat mencoba membuat cap tangan serta menghias tote bag yang sesuai kreativitas masing-masing.

Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2026
Melalui program kerja Archaelogy Goes to School, siswa-siswi kelas 2 SDN 02 Padi diharapkan memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru mengenai seni cadas sebagai salah satu bagian dari tinggalan budaya masa lalu. Pengenalan sejak usia dini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian serta apresiasi terhadap bentuk warisan budaya yang ada di sekitar mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menanamkan pemahaman bahwa warisan budaya merupakan bagian penting dari sejarah kehidupan manusia yang patut dikenali, dihargai, dijaga, dan dilestarikan oleh setiap generasi.