• Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Departemen Arkeologi
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Staf Pengajar
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Kurikulum Program Studi S-1 Arkeologi
      • Visi & Misi S1
    • Program Master
      • Visi & Misi S2
      • Kurikulum
      • Staf Pengajar S2
    • Panduan Akademik
      • Skripsi
      • Tugas Akhir
      • KKN-PPM
      • Yudisium dan Wisuda
      • Double Degree
  • Mitra
    • Mitra Universitas
    • Mitra Nasional
  • Publikasi
    • Publikasi Dosen
    • Skripsi dan Tesis
    • Majalah Artefak
    • Janus
    • Publikasi Mahasiswa
  • Aktivitas
    • Pengabdian Masyarakat
    • Penelitian Dosen
    • HIMA UGM
    • Berita
  • Admisi
    • Beasiswa
    • Faculty Course
  • Akreditasi
    • Akreditasi magister
    • Akreditasi Sarjana
  • Home
  • Berita

Mahasiswa Arkeologi KKN di Sapuran Usulkan Studi Garbology Mengatasi Krisis Pengelolaan Sampah

  • Berita
  • 30 Januari 2026, 21.09
  • Oleh : arkeologi

Wonosobo, 30 Januari 2026 – Teodora Septina Sambarana, mahasiswi Program Studi Arkeologi UGM yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mengusulkan penerapan studi garbology guna mengungkap pola perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah. Pendekatan ini memandang limbah sebagai artefak kontemporer yang mencerminkan kebiasaan konsumsi secara akurat.

Studi garbology berasal dari Tucson Garbage Project yang dipelopori William Rathje pada 1973. Penelitian tersebut mengungkap bahwa masyarakat membuang 10 persen makanan yang dibeli dan mengonsumsi alkohol dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada laporan survei. “Limbah lebih jujur daripada survei,” tegas Teodora, mengutip Rathje & Murphy (2001).

Desa Sapuran, yang memiliki potensi wisata budaya di tengah alam hijau, menghadapi tantangan minimnya kesadaran pengelolaan sampah. Limbah plastik, botol minuman, dan sampah rumah tangga sering dibuang ke sungai, membentuk lapisan limbah modern yang berpotensi memicu longsor atau pencemaran. “Studi garbology dapat mengidentifikasi pola konsumsi saat ini, mencegah akumulasi sampah, serta melindungi situs sejarah desa,” jelasnya.

Secara nasional, Indonesia menghasilkan 68 juta ton sampah per tahun (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2025), dengan 46 persen sungai tercemar. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang menampung 8.000 ton sampah harian, sementara Sungai Citarum menerima 15.838 ton per hari, menjadikannya sungai tercemar terburuk di dunia (World Bank, 2023). Di Sapuran, pembuangan ke Daerah Aliran Sungai merusak ekosistem dan mewariskan risiko kesehatan bagi generasi mendatang.

Metodologi garbology mencakup klasifikasi limbah ke dalam 35 kategori, seperti organik, plastik, dan logam, dengan teknik ekskavasi grid 1,5 x 1,5 meter. Penelitian Rathje pada 1980-an menemukan bahwa kemasan makanan ringan mendominasi sampah, mengindikasikan konsumsi berlebih yang tidak diakui responden survei. “Pendekatan ini lebih akurat daripada survei subjektif,” tambah Teodora.

Garbology bersifat preskriptif. Analisis limbah dapat menjadi dasar program pelatihan pemilahan sampah, pendirian bank sampah, dan pengembangan usaha sosial berbasis daur ulang, dengan target pengurangan sampah di DAS sebesar 30% serta keterlibatan 70% masyarakat. Limbah saat ini berpotensi menjadi situs arkeologi kebencanaan di masa depan jika tidak segera diatasi.

Sebagai perbandingan, masyarakat prasejarah Eropa meninggalkan kjökkenmöddinger sekitar 10.000 SM yang mengungkap pola konsumsi mereka, sementara limbah tradisional Indonesia terurai secara alami menjadi pupuk. Industrialisasi telah mengubah dinamika ini secara drastis, sehingga pemilahan sampah sejak dini menjadi langkah krusial menuju keberlanjutan.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Program Studi S1 Arkeologi UGM Bekali Mahasiswa melalui Workshop “LinkedIn Ready”

Berita Jumat, 4 September 2026

Yogyakarta, 3 September 2026 — Program Studi S1 Arkeologi, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan “LinkedIn Ready: Build Your Professional Presence Before You Graduate” pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Auditorium Gedung Soegondo, Fakultas Ilmu […].

31 Mahasiswa Arkeologi Mengikuti Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026

Berita Jumat, 21 Agustus 2026

Yogyakarta, 21 Agustus 2026 — Sebanyak 31 mahasiswa Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, mengikuti Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (21/8).

Archaelogy Goes to School: Pengenalan dan Praktik Pembuatan Seni Cadas di SDN O2 Padi, Pacitan

Berita Senin, 10 Agustus 2026

Tim KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2026, Tilik Tulakan, melaksanakan salah satu program kerja berjudul Archaelogy Goes to School: Pengenalan dan Praktik Pembuatan Seni Cadas. Program kerja ini diinisiasi oleh Miskah Mumtaazah, mahasiswi Program Studi […].

Departemen Arkeologi UGM Sambut 77 Mahasiswa Baru pada Sesi Keprodian PIONIR Kampung Budaya 2026

Berita Jumat, 7 Agustus 2026

Yogyakarta – Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada menyambut 77 mahasiswa baru Program Studi S1 Arkeologi dalam sesi keprodian PIONIR Kampung Budaya 2026 yang diselenggarakan di Ruang Margono 303, Kamis (6/8).

ARSIP

  • Program Studi S1 Arkeologi UGM Bekali Mahasiswa melalui Workshop “LinkedIn Ready”
  • 31 Mahasiswa Arkeologi Mengikuti Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026
  • Archaelogy Goes to School: Pengenalan dan Praktik Pembuatan Seni Cadas di SDN O2 Padi, Pacitan
  • Departemen Arkeologi UGM Sambut 77 Mahasiswa Baru pada Sesi Keprodian PIONIR Kampung Budaya 2026
  • Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Profesional, Prodi S1 Arkeologi UGM Sukses Gelar “Career Path & Career Readiness Series 2026”
Universitas Gadjah Mada

DEPARTEMEN ARKEOLOGI
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Sosio-Humaniora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: 0274-513096 F: 0274-550451
E-Mail: arkeologi@ugm.ac.id

© DEPARTEMEN ARKEOLOGI UGM