• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Departemen Arkeologi
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Staf Pengajar
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Kurikulum Program Studi S-1 Arkeologi
      • Visi & Misi S1
    • Program Master
      • Visi & Misi S2
      • Kurikulum
      • Staf Pengajar S2
    • Panduan Akademik – Skripsi
      • Skripsi
      • Tugas Akhir
      • KKN-PPM
      • Yudisium dan Wisuda
      • Double Degree
  • Mitra
    • Mitra Universitas
    • Mitra Nasional
  • Publikasi
    • Publikasi Dosen
    • Skripsi dan Tesis
    • Majalah Artefak
    • Janus
    • Publikasi Mahasiswa
  • Aktivitas
    • Pengabdian Masyarakat
    • Penelitian Dosen
    • HIMA UGM
    • Berita
    • HaKI
  • Admisi
    • Beasiswa
    • Faculty Course
    • Informasi Program Studi Magister
  • Akreditasi
    • Akreditasi magister
    • Akreditasi Sarjana
  • Home
  • Headline

Penyebaran Buddha Esoterik

  • Headline
  • 13 Februari 2015, 08.40
  • Oleh : adminutama

peter sharrockDr. Peter Sharrock, pengajar pada School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London, memberikan pandangan baru terhadap relief-relief di Candi Mendut. Menurutnya, relief yang selama ini disebut sebagai Cunda, adalah Mahapatisara. Ia adalah tokoh wanita yang darani-semacam mantra-nya dikenal luas di Asia.
Keberadaan Mahapatisara di Candi Mendut berkait dengan persebaran Agama Budha versi esoterik atau tantra, dari India menuju Cina. Dari tempat tersebut, aliran ini kembali menyebar ke Jepang dan juga kembali ke Jawa tepat sebelum Borobudur dibangun. Selain Mahapatisara, beberapa bukti hubungan dari tempat-tempat tersebut berkait dengan agama Buddha esoterik didapat dari kronik Cina, juga dari persamaan dasar arsitektur Buddhis di Jawa dengan India, seperti persamaan antara Candi Borobudur dan Candi Kesariya di Bihar, India.
Peter Sharrock mengemukakan hal tersebut pada kuliah umum yang diselenggarakan oleh Jurusan Arkeologi, FIB UGM. Acara pada tanggal 12 Februari 2015 tersebut dihadiri para mahasiswa baik S1 maupun S2, juga beberapa staf pengajar dan peminat lain. [z]

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa Arkeologi UGM Kolaborasikan Explainable AI dan WebGIS untuk Konservasi Warisan Arkeologi Trowulan pada Konferensi iCAST-SS 2026

Berita Senin, 12 Oktober 2026

Surabaya, 10 Oktober 2026 — Stefani Adelia Tiurma Mukti, mahasiswa Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), berkolaborasi dengan Fadel Ilham Dzulkarnain dari Program Studi Teknologi Rekayasa Multimedia, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), […].

Kunjungan Delegasi Iwate University ke Departemen Arkeologi Universitas Gadjah Mada

Berita Kamis, 8 Oktober 2026

Sebanyak tujuh delegasi Iwate University, Jepang, bersama Professor Anders Carlqvist melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin, 21 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan akademik delegasi Iwate University dalam menjelajahi […].

Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi: Memperkuat Komunikasi dan Mendukung Perjalanan Akademik Mahasiswa S1 Arkeologi UGM

Berita Rabu, 7 Oktober 2026

Yogyakarta, 6 Oktober 2026 — Program Studi S1 Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi bagi mahasiswa aktif angkatan 2023 hingga 2026 pada Senin–Selasa, 5–6 Oktober 2026.

FGD Pengabdian Kepada Masyarakat Bahas Pengembangan Kampung Kauman sebagai Destinasi Wisata Edukasi Arkeologi-Kesejarahan

Berita Jumat, 2 Oktober 2026

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Arkeologi FIB UGM melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Kampung Kauman, Yogyakarta, pada Senin (29/6). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Takmir Masjid Gedhe Kauman ini merupakan bagian dari program […].

ARSIP

  • Mahasiswa Arkeologi UGM Kolaborasikan Explainable AI dan WebGIS untuk Konservasi Warisan Arkeologi Trowulan pada Konferensi iCAST-SS 2026
  • Kunjungan Delegasi Iwate University ke Departemen Arkeologi Universitas Gadjah Mada
  • Jumpa Kaprodi dan Pemantauan Studi: Memperkuat Komunikasi dan Mendukung Perjalanan Akademik Mahasiswa S1 Arkeologi UGM
  • FGD Pengabdian Kepada Masyarakat Bahas Pengembangan Kampung Kauman sebagai Destinasi Wisata Edukasi Arkeologi-Kesejarahan
  • Pengumuman Pembagian Dosen Pembimbing Skripsi – Seminar Proposal Batch 3 Tahun 2026
Universitas Gadjah Mada

DEPARTEMEN ARKEOLOGI
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Sosio-Humaniora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: 0274-513096 F: 0274-550451
E-Mail: arkeologi@ugm.ac.id

© DEPARTEMEN ARKEOLOGI UGM